Obat Dextro Telan Korban Jiwa

Posted: 3 Januari 2012 in Uncategorized

       BANDUNG – Penyalahgunaan obat batuk tablet merek Dextro, kembali memakan korban jiwa di wilayah Kab. Bandung. Korban tewas seorang remaja pengangguran, SH (18), warga Kp. Jati Mekar, Desa Bojongmalaka, Kec. Baleendah, Kab. Bandung. Korban ditemukan tewas oleh pihak keluarga di kamarnya dengan kondisi mulut berbusa dan sebagian tubuh lebam. Hasil penyelidikan pihak kepolisian, korban tewas setelah melakukan pesta obat Dextro yang dioplos dengan minuman ringan hingga overdosis.
“Dari keterangan sejumlah saksi dapat disimpulkan korban tewas karena mengonsumsi obat batuk jenis Dextro secara berlebihan. Sebelum tewas korban bersama rekan-rekannya sempat mengonsumsi obat tersebut,” jelas Kapolres Bandung, AKBP Drs. Imran Yunus M.H. dan Kapolsek Baleendah, AKP Asep Deddy melalui Kanit Reskrim, Ipda Asep M.

Sesaat setelah korban tewas, polisi langsung mendatangi lokasi kejadian dan memeriksa sejumlah saksi terkait dengan tewasnya SH. Sejumlah saksi yang dimintai keterangan, seluruhnya merupakan rekan korban, masing-masing Chandra (17), Maji (21), dan Iman (17). Bahkan dari keterangan ketiga saksi tersebut, polisi menyimpulkan korban tewas karena mengonsumsi obat secara berlebihan.

Sejak Sabtu (2/5) siang, korban bersama tiga rekannya itu berkumpul di rumah korban. Keesokan harinya (Minggu, 3/5) rekan korban, yaitu Iman kemudian membeli obat Dextro sebanyak 6 paket, masing-masing berisi 20 tablet. Kapada penyidik, Iman mengakui obat Dextro tersebut dibelinya di salah satu apotek di wilayah Baleendah.

Setelah mendapatkan obat tersebut, korban bersama rekan-rekannya kemudian mengonsumsinya bersama-sama. Akibat dosis yang berlebihan, korban tidak sadarkan diri sejak Senin (4/5) siang. Seluruh keluarga menyangka korban sedang tertidur pulas. Namun malam harinya, sekitar pukul 21.00 WIB, korban sudah diketahui tewas dengan kondisi mulut berbusa. “Korban mengonsumsi Dextro sebanyak 20 tablet sekaligus. Bahkan pengakuan sejumlah saksi, korban mengonsumsi Dextro dan mencampurnya dengan minuman ringan,” lanjut Asep M. Korban bertambah

Tewasnya SH, sekaligus menambah deretan panjang korban yang meninggal akibat mengonsumsi Dextro berlebihan di wilayah Kab. Bandung. Sejak awal Februari 2009, dari catatan Polres Bandung ada lebih dari 10 kasus dengan jumlah meninggal 7 orang. Padahal belum lama ini Dinas Kesehatan Kab. Bandung sudah mengambil tindakan di lapangan. Salah satunya mengimbau apotek maupun toko obat di wilayah Kab. Bandung agar lebih selektif mengeluarkan obat tersebut.

Namun dengan kejadian tersebut, ternyata masih ada beberapa apotek atau toko obat yang tidak menghiraukan imbauan tersebut. Terlebih Dinkes Kab. Bandung juga sudah mengimbau kepada seluruh apotek atau toko obat agar mengeluarkan obat Dextro atas resep atau rekomendasi dokter.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s